when agility meet probity
Di antara keburukan dan kebaikan
Mungkin kita harus berterimakasih kepada orang-orang yang telah melakukan keburukan terhadap kita, ketika suatu saat nanti keburukan tersebut menyebabkan perbaikan yang luar biasa terhadap diri kita.
Keburukan adalah awal perbaikan, begitu pula sebaliknya, kebaikan adalah awal pemburukkan.
Ketika kebaikan kita dapatkan, potensi untuk melakukan hal buruk mulai nampak, ketika kita sehat, mulailah muncul potensi makan seenaknya, begadang seenaknya, dan itu perilaku yang berpotensi untuk mendapatkan penyakit.
Ketika kita sakit, barulah kita memulai lagi habit hidup sehat, makan teratur, istirahat cukup, makan makanan yang bergizi.
Ketika kita disakiti seseorang, barulah kita memulai logika berfikir bahwa kenapa orang tersebut bisa-bisa nya menyakiti perasaan kita, mencari tahu apa salah kita, apa yang salah dengan sikap dan perilaku kita sehingga dia menyakiti kita. Habit untuk intropeksi diri, berfikir, mawas diri, mencari hikmah, baru kita mulai ketika kita tersakiti dan menderita.
Ketika kita dipuji seseorang, habit negatif akan mulai muncul, kesombongan, percaya diri yang terlalu berlebihan, merendahkan orang lain, akan berpotensi muncul.
Ketika kita mengalami kesulitan keuangan, habit positif akan muncul, kita mulai berhemat dan memilah pengeluaran yang perlu dan tidak perlu, kita mulai berfikir menabung, ataupun bekerja lebih giat lagi untuk mendapatkan pendapatan tambahan, kita mulai bersilaturahmi menjalin hubungan baik dengan teman-teman kita untuk mencari potensi-potensi rejeki baru.
Ketika kita kaya raya, habit negatif akan berpotensi muncul, kita menjadi konsumtif, sombong, malas berusaha dan bekerja.
jadi, sudah sewajarnya kita sadar untuk berterimakasih kepada apapun dan siapapun yang menyebabkan kita memulai perilaku maupun keadaan yang lebih baik meskipun kita harus melalui rasa sakit terlebih dahulu. Ikhlas berterimakasih akan menambah kekuatan diri kita sendiri, bukanlah menambah kekuatan bagi mereka yang gemar menyakiti dan menyebabkan penderitaan orang lain.
| Print article | This entry was posted by sugeng on July 26, 2011 at 11:23 pm, and is filed under Thought. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |
about 7 months ago
like this