Cerita Pagi di Kereta Ekonomi

Ternyata naik kereta ekonomi di hari non weekend itu menyenangkan! Kursi banyak yang kosong, saya mengakuisisi 4 kursi untuk digunakan sendiri, walhasil kaki saya bisa “selonjor” dan saya bisa buka laptop sambil mendengarkan musik.

Pagi ini saya pulang kampung ke Indramayu dengan kereta Tegal Express dengan waktu keberangkatan pukul 06:40 pagi dari stasiun Pasar Senen. Biasanya saya pulang pada saat-saat wekend seperti hari jum’at atau sabtu, dan di hari-hari tersebut saya harus mengantri cukup lama untuk mencetak tiket dan pastinya kursi terisi penuh dengan penumpang. Bisa dibayangkan, di kereta ekonomi kalau kursinya terisi penuh, duduk saja kita harus berfikir keras dan harus membuat kesepakatan dengan bahasa tubuh dengan penumpang didepan kita, entah anggukan kepala, kedipan mata atau senyum simpul atau ya ngomong langsung he he.

“kaki saya ke kiri, kaki mas/mbak ke kanan ya biar sama-sama enak dan dengkul kita tidak tabrakan”

Namun kali ini betul-betul berbeda, saya bisa duduk dengan nyaman. Sungguh jauh berbeda perjalanan di waktu akhir pekan dan di hari-hari biasa. Saya jadi terinspirasi untuk merubah pola perjalanan pulang, paling tidak upaya ini bisa memberikan sedikit kontribusi untuk  mengurangi kemacetan jakarta.

Tags:

Speak up! Let us know what you think.